Upacara dan Tabur Buga di Makam Pionir Transmigrasi Indramayu (HBT67)


  Jumat, 08 Desember 2017 Kegiatan Ditjenpktrans

Indramayu (7/12/2017)

Rombongan ASN Kementerian Desa, PDT dan TransmigrasiI melakukan ziarah ke Makam Pionir Transmigrasi di Desa Sukra, Kabupaten Indramayu, Jabar sekaligus upacara dan diawali pagi hari tahlilan bersama masyarakat desa sukra dalam rangka peringatan Hari Bakti Transmigrasi ke-67 yang diperingati tiap tanggal 12 Desember.
"Mereka yang di Makam Pionir Transmigrasi di Desa Sukra, Kabupaten Indramayu, Jabar merupakan kelompok warga pertama yang akan diberangkatkan ke lokasi transmigrasi pertama kali di Indonesia",
Musibah kecelakaan yang terjadi pada tanggal 11 Maret 1974 itu terjadi ketika ratusan calon transmigran asal Kecamatan Ngandon Kabupaten Boyolali menempuh perjalanan untuk menuju lokasi transmigrasi yang terletak UPT Rumbiya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Satu dari enam bus yang berangkat tergelincir kemudian masuk sungai dan terbakar di Kali Sewo, Desa Sukra, Indramayu.
Musibah yang terjadi pada pukul 04.30 dini hari itu menewaskan 67 orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.
Korban tewas semuanya dimakamkan di dekat pemakaman umum yang terletak dekat lokasi kejadian yang kemudian dikenal sebagai makam pionir transmigrasi.
Di antara rombongan yang mengalami musibah, terdapat tiga orang anak-anak selamat yang kemudian diangkat sebagai "anak angkat" keluarga besar transmigrasi, yaitu DJaelani, Suyanto, dan Sangidu.

 

 

(rf)