Bahas Pembangunan Lanjutan Kawasan Transmigrasi, Dirjen PKTrans Kunjungi KTM Batu Betumpang


  Senin, 06 Nopember 2017 Berita Ditjenpktrans

TOBOALI – Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia Dr Ir H. Muhammad Nurdin, MT didampingi Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi Drs Sugeng Riyono dan Direktur Pengembangan Sosial Budaya Transmigrasi Drs. H.M. Haryono Hadidjaya, MSi melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Pulau Besar, Jum’at (3/11/2017).

Kunjungan kerja pimpinan kementerian tersebut juga didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Babel, Didik Suprapto, SH dan Kadin Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kab. Basel, Basu Priyatna, SP., MM. Dalam kunjungan yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, ST itu membahas banyak hal terkait rencana lanjutan pembangunan kawasan Kota Terpadu Mandiri Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar.

Dirjen berkesempatan meninjau langsung RMP yang hingga saat ini masih belum optimal beroperasi karena kurang bahan baku gabah untuk diproses. Nurdin menyarankan agar dikerjakan secara konsorsium, antara Bumdes, Bank BNI, Pemerintah dan Koperasi. Dirjen juga menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya ke wilayah KTM adalah untuk memetakan lebih jauh kebutuhan riil dimasyarakat KTM.

Saat ini yang sudah terbangun berdasarkan masterplan KTM adalah pos keamanan, kantor camat, gedung serbaguna, kantor pengelola, SMK, SMA, puskesmas, rumah pintar, jalan boulevard, PAUD, kantor BPPP. Dilihat dari tingkat kebutuhan hal tersebut masih sangat kurang, sekalipun keberadaan KTM saat ini telah mampu mengurangi angka kemiskinan, membantu ketersediaan tenaga kerja dan memperpendek kesenjangan ekonomi.

Tetapi beberapa hal pokok yang wajib menjadi pemikiran adalah pembangunan mental spiritual masyarakat. Maka Nurdin berjanji akan membantu dana pembangunan Islamic Center di pusat KTM, Pasar Hewan, Pasar Tradisional dan peningkatan jalan wilayah transmigrasi. Permintaan Dirjen agar dinas terkait sesegera mungkin menyerahkan DED dan permohonan ke kementerian.

Dalam kunjungan itu, Nurdin juga menegaskan bahwa para kepala desa tidak perlu khawatir dengan terbentuknya MoU antara Polri dan Kemendes dalam pengawasan dana ADD, sebab ditahun 2018, ADD tidak boleh di tender atau dikerjakan oleh CV, tetapi harus swakelola dan sistem padat karya, sehingga masyarakat dapat ikut menikmati arus perputaran uang yang ada.

Sementara Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan bahwa Kabupaten Bangka Selatan, sesegera mungkin akan proaktif sesuai arahan memenuhi arahan Dirjen untuk berbagai pos pembangunan. Riza juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan dan kunjungan Dirjen dalam ikut serta memikirkan pembangunan Bangka Selatan. Ia juga menyambut baik rencana Dirjen yang akan menghibahkan seluruh aset KTM dalam waktu dekat untuk dikelola oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.

Juga dalam kesempatan tersebut Dirjen mengucapkan terima kasih bahwa Bangka Selatan telah banyak berubah dalam pembangunan, sehingga tidak menutup kemungkinan dalam peringatan hari transmigrasi bulan Desember akan datang dengan Pak Menteri untuk membuka acara festival reog, kuda lumping dan tari kreasi tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pulau Besar.

Wakapolres Basel Kompol Bim Rekoaki, pejabat pimpinan BNI, kepala SKPD Basel, Camat Air gegas, Camat payung dan tuan rumah camat Pulau Besar Sumindar yang juga bertindak sebagai moderator. Acara juga berlangsung meriah dihibur oleh Reog Tunas Budaya Fajar Indah. (raw/10)

 

Sumber: http://www.rakyatpos.com/bahas-pembangunan-lanjutan-ktm-dirjen-pkt-kunjungi-batu-betumpang.html