Komitmen Ditjen PKTrans Memajukan Korporasi Petani di Kalimantan Tengah


  Jumat, 25 September 2020 Berita Ditjenpktrans

Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi, Supriadi, melakukan Rapat Koordinasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Kapuas, Kamis (24/9). Tujuan kegiatan ini dalam rangka Konsolidasi Penguatan Bumdes Bersama untuk Mendukung Pengembangan Ketahanan Pangan di Kalimantan Tengah.

Disampaikan dalam forum bahwa korporasi petani merupakan titik kunci keberhasilan program, dimana peran BUMDES sebagai penghubung koneksi mulai dari penyediaan saprodi hingga akses pemasaran produk. Pengoptimalan peran BUMDes akan terkoneksi hulu-hilir dalam mendukung Food Estate, dimulai dari penyaluran saprodi, pembelian gabah petani, pengolahan gabah RMP, hingga pemasaran produk beras.

Bumdesma yang terbentuk baru di kecamatan Dadahup saja melingkupi 10 desa dari total 13 desa, sementara Kapuas Murung melingkupi 21 desa akan diprioritaskan akhir tahun 2020. Pengelola Bumdesma “Dadahup Bersatu” menyampaikan bahwa kini 10 Bumdes telah menyalurkan modal masing-masing 50 juta dengan total nilai 500 juta, harapan kedepanya Bumdes lebih dilibatkan dalam proses kontrak pekerjaan, seperti pengadaan barang, sewa alsintan, land clearing, dll.

Korporasi petani akan dilakukan secara integrasi lintas sektor dan didukung penuh oleh Plt. Sekda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Nakertrans Kab. Kapuas, serta Camat, dan Direktur Bumdes di Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung. Pemda Kapuas berkomitmen untuk merancang kebijakan berupa dukungan permodalan BUMDes, pemasaran produk beras ke instansi daerah (ASN, pasar, RS, dll), penugasan kepala desa untuk mengkoordinir poktan dalam pembelian gabah petani melalui Bumdes, dan fasilitasi akses pemasaran ke perusahaan swasta setempat.